• bg1
    Kantor Bupati Jembrana

    Jl. Surapati No 1 Kec. Jembrana Kab. Jembrana Prov. Bali. Telp. (0365) 41210 Fax: (0365) 41010

  • bg2
  • bg2
    Mekepung

    Tradisi Mekepung adalah sebuah atraksi balapan sepasang kerbau khas Bali dan hanya satu-satunya di Kabupaten Jembrana.

  • bg4
    Jegog

    Merupakan gambelan (alat musik) yang terbuat dari pohon bambu berukuran besar yang dibentuk sehingga menjadi alat musik bambu yang suaranya sangat merdu

  • bg6
    Pura Jagat Natha,

    sebagai lokasi dari Kebun Raya Jagatnatha yang akan dibangun dengan konsep tematik

  • bg6
    Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)

    Burung pengicau dari suku Sturnidae. Hanya ditemukan di hutan Bali Barat dan merupakan satu-satunya spesies endemik Bali.

  • bg3
    Mekepung

    Tradisi Mekepung adalah sebuah atraksi balapan sepasang kerbau khas Bali dan hanya satu-satunya di Kabupaten Jembrana.

Membangun Jembrana dari Desa dan Kelurahan

Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembrana

UPPKS Sangkaragung Dinilai, Tenun Cagcag Dipertontonkan

08 Mei 2011 - Posted by: humas (dilihat 8133 kali)

Kelurahan Sangkaragung, Kamis(5/5) dinilai oleh tim UPPKS Propinsi Bali. Pasalnya, kelurahan yang ada di kecamatan Jembrana itu sebelumnya berhasil menyabet predikat pertama dalam lomba Usaha Peningkatan Keluarga Sejahtera(UPPKS) tingkat Kabupaten Jembrana.

Seusai diterima oleh Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB Ni Wayan Koriani, Camat Jembrana I Wayan Sudana dan ketua tim Penggerak PKK ibu Ari Sugianti Artha, ketua tim penilai IGA. Tantri dan rombongan, diajak untuk melihat hasil karya kelompok UPPKS berupa aneka koleksi kerajinan berupa tenun cagcang diantaranya, kain songket.

“Mumpung ada waktu luang, tiang(saya-red), bersama anggota sudah dari dulu menekuni kegiatan ini(nenun-red). Kalau dihitung, waktu mulai proses ya, cukup lama sih. Namun dari tiga puluh anggota, rata-rata dalam satu minggu setiap anggota bisa memproduksi kain songket sebanyak satu lembar, “ujar ketua kelompok, Ni Komang Ani Astuti.

Terkait dengan harga, Astuti mengaku, bervariasi sesuai jenis kain dan coraknya. “kalau kita bicara soal harga tentu berbeda-beda. Pasalnya, kain-kain yang telah jadi ini , selain waktu pengerjaannya berbeda, juga dari bahan bakunya juga harganya berbeda beda. Sehingga harganyapun juga berbeda. Namun demikian, rata-rata harga yang kami sudah biasa pasarkan ke pengepul berkisar dua ratus hingga dua ratus lima puluh ribu rupiah. Produksi kami ini juga sudah mampu bersaing hingga ke beberapa pulau di Indonesia, “terangnya.

Lurah Sangkaragung I Putu Nova Noviana mengaku, kalau kelompok tenun cagcang “Menuh” yang ada di lingkungan Pangkung Gondang, Sangkaragung, merupakan kelompok yang berdiri sudah cukup lama, “ kegiatan UPPKS disini lebih diprioritaskan kepada usaha tenun cagcang yang dikoordinir oleh kelompok menuh ini. Ya…, ini sudah dari dulu ada, bahkan produksinya juga sudah mampu membantu dalam upaya peningkatan keluarga sesuai dari missi UPPKS yakni, untuk peningkatan pendapatan keluarga, “ujarnya.

Noviana juga mengakau, kalau di kelurahan Sangkaragung kelompok UPPKS, Selain tenun cagcag “menuh”, juga terdapat sekitar 12 kelompok pengerajin. “Anggota kelompok ini semuanya berasal dari akseptor KB, yang juga merupakan salah satu anggotanya adalah Kader Keluarga Berencana, “terangnya.

Sementara ketua tim penilai UPPKS Prop. Bali IGA. Tantri mengatakan, UPPKS pada haklekatnya adalah usaha keluarga dalam upaya meningkatkan kesejahteraannya. Salah satu diantaranya yakni, pemanfaatan dengan se efektif mungkin, “ kita harapkan warga masyarakat bisa memanfaatkan waktu luangnya dirumah tangga dengan se efektif mungkin. Banyak yang bisa kita lakukan. Apakah dengan usaha “mejejahitan”(membuat sarana upacara-red) atau usaha lain dalam sebuah kelompok dimana hasilnya bisa membantu kebutuhan keluarga. Yang jelas, usaha-usaha yang dilakukan dalam kelompok UPPKS itu disesuaikan dengan potensi yang ada di daerah itu sendiri, “pungkasnya (Ekawiasa/Humas Jembrana).

Kembali

Posting Komentar
captcha image

Berita SKPD

...

Kegiatan integrasi kampung KB di desa candikusuma, kec. Melaya dihadiri langsung oleh Bapak Bupati Jembrana juga di ... selengkapnya...

Posted: 21 Des 2016 by ppkb (dilihat 8978 kali)




Pesan Singkat

transparansi

rencana

realisasi

kinerja

evaluasi

 
Web Links