• bg1
    Kantor Bupati Jembrana

    Jl. Surapati No 1 Kec. Jembrana Kab. Jembrana Prov. Bali. Telp. (0365) 41210 Fax: (0365) 41010

  • bg2
  • bg2
    Mekepung

    Tradisi Mekepung adalah sebuah atraksi balapan sepasang kerbau khas Bali dan hanya satu-satunya di Kabupaten Jembrana.

  • bg4
    Jegog

    Merupakan gambelan (alat musik) yang terbuat dari pohon bambu berukuran besar yang dibentuk sehingga menjadi alat musik bambu yang suaranya sangat merdu

  • bg6
  • bg6
    Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)

    Burung pengicau dari suku Sturnidae. Hanya ditemukan di hutan Bali Barat dan merupakan satu-satunya spesies endemik Bali.

  • bg3
    Mekepung

    Tradisi Mekepung adalah sebuah atraksi balapan sepasang kerbau khas Bali dan hanya satu-satunya di Kabupaten Jembrana.

Membangun Jembrana dari Desa dan Kelurahan

Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembrana

KUCURKAN DANA HIBAH, BUPATI ARTHA MINTA TERTIB ADMINISTRASI

06 Agu 2012 - Posted by: humas (dilihat 3150 kali)

Bupati Jembrana I Putu Artha kembali mengucurkan bantuan dana hibah kepada sejumlah kelompok seni, umat keagamaan termasuk dadia (keluarga besar). Secara beruntun Bupati Artha bersama Wakilnya I Made Kembang Hartawan Senin (6/8) menyerahkan dana hibah dalam bentuk Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Melaya berlokasi di Lingkungan Arum, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Negara di Balai Desa Baluk dan Kecamatan Jembrana di Lingkungan Satria, Pendem. Dalam pencairan dana hibah tersebut Bupati Artha menekankan para penerima untuk menggunakan bantuannya sesuai dengan proposal yang diajukan dan mempertanggungjawabkan penggunaannya tepat pada waktunya. “ Saya tidak menakut – nakuti penggunaannya harus sesuai dengan proposal dan dipertanggungjawabkan demi tertibnya administrasi “ tandas Bupati Artha. Dalam kesempatan tersebut Bupati Artha menegaskan, pemberian bantuan dana hibah kepada masyarakat diharapkan mampu memotivasi masyarakat untuk berswadaya dalam mewujudkan pembangunan baik untuk kesenian, rehab tempat ibadah maupun untuk modal usaha. “ Jumlah dana hibah sudah tentu tidak cukup dengan keperluan setiap kelompok, bantuan ini untuk mendorong masyarakat berswadaya “ ujar Artha.

Sementara itu Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan menyebutkan, proses pemberian bantuan sosial maupun dana hibah kepada kelompok masyarakat maupun organisasi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut menurutnya mengacu pada Permendagri yang mengalami perubahan dari Permendagri No. 32 menjadi Permendagri No. 39 yang mengatur tentang ketentuan pemberian dana hibah. “ Kalau dulu dana hibah bisa cair sebelum ada proposal, tetapi sekarang dengan peraturan baru harus mengajukan proposal dulu dan baru bisa dianggarkan pada tahun berikutnya, itupun melalui proses pembahasan di DPRD “ jelas Kembang. Wabup Kembang menambahkan, untuk tertibnya proses keuangan daerah Kembang mengingatkan penerima dana hibah untuk membuat laporan pertanggungjawaban tepat waktu. Bahkan Kembang memberikat batasan paling lambat tanggal 10 Desember. Pihaknya tidak ingin masyarakat penerima hibah kedepan bermasalah hanya karena gara-gara menerima dana Rp. 2 juta tetapi ketika bermasalah lantaran tidak membuat pertanggungjawaban justru jadi bulan-bulan pemeriksaan yang bisa menelan biaya lebih besar dari jumlah yang diterima.

Dalam kesempatan tersebut di Kecamatan Melaya Bupati Artha menyerahkan hibah untuk 23 kelompok dengan total anggaran mencapai Rp. 90 juta. Sementara di Kecamatan Negara sebanyak 62 penerima dengan anggaran mencapai Rp. 110 juta dan di Kecamatan Jembrana sebanyak 43 penerima dengan jumlah anggaran Rp. 109,5 juta. Bupati Artha mengungkapkan pencairan dana hibah untuk tahun 2012 hingga bulan Agustus ini sudah mencapai 50 %. Sejatinya dana hibah tidak hanya ada di Bagian Ekbangsosbud saja, melainkan hampir di semua SKPD menyediakan dana hibah. (Gus / Humas Jembrana)

Kembali

Posting Komentar
Nama Lengkap
E-mail
Isi Komentar
captcha image
Berita Lainnya
PEMERINTAH AJAK MASYARAKAT BUDAYAKAN KESELAMATAN PENERBANGAN
TANAM POHON PECAHKAN REKOR DUNIA
TAFISA Games 2016, Momentum Awal Kebangkitan Olahraga Tradisional Indonesia
WABUP KEMBANG CEK DETAIL PEMBANGUNAN PUSKESMAS RAWAT INAP MENDOYO
SIWSI JEMBRANA RAIH JUARA MATEMATIKA NASIONAL
BUPATI ARTHA SEMBAHYANG DI PURA GOA LAWAH
DATANGI SEKOLAH DASAR, SAMPAH JADI SOROTAN KEMBANG

Berita SKPD

...

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa / Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas tersusunnya Buku Profil ... selengkapnya...

Posted: 02 Des 2016 by ppkb (dilihat 4779 kali)

Peer Learning Meeting(PLM) Nasional 2016...

Kegiatan Peer Learning Meeting (PLM) 2016 Program PerpuSeru yang dilaksanakan Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) ... selengkapnya...

Posted: 21 Nov 2016 by pad (dilihat 6144 kali)

PENILAIAN KAMPUNG KB DI DESA CANDIKUSUMA, KECAMATAN MELAYA, KABUPATEN JEMBRANA...

Kantor PP dan KB kabupaten Jembrana melakukan evaluasi/penilaian Kampung KB di Banjar Tirtakusuma, Desa Candikusuma ... selengkapnya...

Posted: 31 Okt 2016 by ppkb (dilihat 6980 kali)

PENILAIAN KKG-PKK-KB-KES-BBGRM, KAMPUNG KB SERTA MONEV KAMPUNG KB DARI BKKBN PROV. BALI...

Penilaian KKG-PKK-KB-KES-BBGRM, Kampung KB serta Monev Kampung KB dari BKKBN Prov. Bali serta lomba kelompok dan Ka ... selengkapnya...

Posted: 27 Okt 2016 by ppkb (dilihat 6750 kali)




Pesan Singkat

transparansi

rencana

realisasi

kinerja

evaluasi

 
Web Links