• bg1
    Kantor Bupati Jembrana

    Jl. Surapati No 1 Kec. Jembrana Kab. Jembrana Prov. Bali. Telp. (0365) 41210 Fax: (0365) 41010

  • bg2
  • bg2
    Mekepung

    Tradisi Mekepung adalah sebuah atraksi balapan sepasang kerbau khas Bali dan hanya satu-satunya di Kabupaten Jembrana.

  • bg4
    Jegog

    Merupakan gambelan (alat musik) yang terbuat dari pohon bambu berukuran besar yang dibentuk sehingga menjadi alat musik bambu yang suaranya sangat merdu

  • bg6
  • bg6
    Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)

    Burung pengicau dari suku Sturnidae. Hanya ditemukan di hutan Bali Barat dan merupakan satu-satunya spesies endemik Bali.

  • bg3
    Mekepung

    Tradisi Mekepung adalah sebuah atraksi balapan sepasang kerbau khas Bali dan hanya satu-satunya di Kabupaten Jembrana.

Membangun Jembrana dari Desa dan Kelurahan

Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembrana

Pulau Borneo, Pusat Flora Dunia

02 Jan 2006 Posted By: pkl (dilihat 7444 kali)

SIARAN PERS
Nomor : S. 239 /PHM-1/2011

Pulau Borneo, Pusat Flora Dunia

Pulau Borneo memiliki flora yang terkaya di Kepulauan Sunda. Keragaman pohon pada sepetak hutan kecil disana sama tingginya dengan keragaman pohon diseluruh Pulau Papua atau Amerika Selatan. Pulau ini merupakan pusat keragaman tumbuhan, karena terdapat 10.000 sampai 15.000 jenis tumbuhan berbunga. Floranya sekaya flora diseluruh Afrika, walaupun Afrika luasnya 40 kali lebih besar dari Borneo. Keragaman jenis flora di Pulau Borneo mencakup unsur Asia dan Australia dengan lebih dari 3000 jenis pohon ada disana, termasuk 267 jenis Dipterocarpaceae (58% merupakan jenis Dipterocarpaceae endemik) yang merupakan kelompok kayu perdagangan terpenting di Asia. Ada lebih dari 2000 jenis anggrek, 1000 jenis pakis serta berbagai jenis kantong semar (Nepenthes sp.). Tingkat endemis tumbuhanya pun sangat tinggi yaitu 34% jenis tumbuhan dan 59 marga tumbuhan hanya terdapat di pulau ini.

Faktor yang mendukung Pulau Borneo memiliki tingkat keanekaragaman hayati dan flora yang tinggi adalah karena Pulau Borneo memiliki kondisi geografis yang mendukung. Mayoritas wilayahnya yang berada didaerah pesisir pantai dan sungai serta ketinggian hampir separuh wilayahnya dibawah 150 meter dari permukaan laut, membuat Pulau Borneo menjadi tempat ideal untuk tumbuhnya berbagai macam flora. Kondisi geologi dan tanah di Pulau Borneo juga menjadi faktor pendukung, kondisi batuan yang didominasi batuan dasar serta kondisi tanah yang sebagian besar berkembang pada dataran bergelombang dan pegunungan mempengaruhi penyebaran vegetasi di pulau itu. Iklim memegang peran penting dalam distribusi jenis flora. Pulau Borneo yang terletak dikawasan khatulistiwa memiliki iklim tropis dengan suhu relatif konstan sepanjang tahun berkisar antara 25º – 35º C. selain suhu yang konstan, curah hujan di pulau ini pun tinggi yaitu minimum 60 mm per bulan. Kombinasi antara suhu yang konstan serta tingginya curah hujan dan distribusinya yang merata mendukung kondisi hutan di Pulau Borneo untuk selalu hijau sepanjang tahun.

Pulau Borneo merupakan pulau ketiga terbesar di dunia setelah Greenland dan keseluruhan Pulau Irian. Pulau Borneo terletak di tiga wilayah negara, yaitu wilayah Negara Republik Indonesia (Kalimantan), wilayah Negara Malaysia (Serawak, Sabah) dan wilayah Kesultanan Brunai Darusalam. Pulau Borneo termasuk dalam Kepulauan Sunda yang merupakan sebutan untuk gugusan pulau-pulau pada sebelah barat Nusantara. Kepulauan Sunda terbagi menjadi dua, yaitu Kepulauan Sunda Besar: Kalimantan, Jawa, Sumatera dan Kepulauan Sunda Kecil: Bali, Lombok, Sumbawa, Flores, Sumba, Timor, Kepulauan Barat Daya, dan Kepulauan Tanimbar.

Tingginya keanekaragaman flora di Pulau Borneo merupakan aset berharga khususnya bagi bangsa Indonesia dan dunia pada umumnya. Banyak manfaat yang bisa didapat dari tingginya keragaman flora tersebut seperti sebagai sumber pembersih dan penyedia udara segar, pengatur iklim dunia, pemelihara kesuburan tanah, penyedia air tanah, hasil hutan, obat-obatan dan juga sumber kehidupan masyarakat. Adalah menjadi tugas kewajiban kita bersama untuk menjaga kelestarian memulihkan potensi dan fungsi kekayaan keanekaragaman flora dan fauna tersebut. (#)

Jakarta, Mei 2011
Kepala Pusat

ttd

Masyhud
NIP. 19561028 198303 1 002

Kembali

Berita SKPD

...

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa / Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas tersusunnya Buku Profil ... selengkapnya...

Posted: 02 Des 2016 by ppkb (dilihat 4779 kali)

Peer Learning Meeting(PLM) Nasional 2016...

Kegiatan Peer Learning Meeting (PLM) 2016 Program PerpuSeru yang dilaksanakan Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) ... selengkapnya...

Posted: 21 Nov 2016 by pad (dilihat 6144 kali)

PENILAIAN KAMPUNG KB DI DESA CANDIKUSUMA, KECAMATAN MELAYA, KABUPATEN JEMBRANA...

Kantor PP dan KB kabupaten Jembrana melakukan evaluasi/penilaian Kampung KB di Banjar Tirtakusuma, Desa Candikusuma ... selengkapnya...

Posted: 31 Okt 2016 by ppkb (dilihat 6980 kali)

PENILAIAN KKG-PKK-KB-KES-BBGRM, KAMPUNG KB SERTA MONEV KAMPUNG KB DARI BKKBN PROV. BALI...

Penilaian KKG-PKK-KB-KES-BBGRM, Kampung KB serta Monev Kampung KB dari BKKBN Prov. Bali serta lomba kelompok dan Ka ... selengkapnya...

Posted: 27 Okt 2016 by ppkb (dilihat 6750 kali)




Pesan Singkat

transparansi

rencana

realisasi

kinerja

evaluasi

 
Web Links