Bookmark and Share
Kamis   29 Juli 2010
Bupati Winasa : Potensi Kelautan Indonesia Melimpah, Perlu Langkah Bijak Dalam Eksploitasi
Wilayah Indonesia yang dua per tiga nya merupakan lautan merupakan potensi penting apabila bisa dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Namun eksploitasi yang berlebihan terkadang bisa saja terjadi yang ditandai dengan rusaknya alam seperti bahaya banjir, tercemarnya air laut serta abrasi yang kerap kali terjadi. Mengantisipasi hal buruk itu perlu dilakukan cara-cara yang lebih bijak serta menjadi perhatian bersama baik dalam eksploitasi maupun pengelolalan wilayah pesisir dan laut.

Hal itu menjadi bahasan diadakannya seminar sehari kelautan yang dilakukan oleh lembaga riset Sea Corm bertempat di Hotel Jimbarwana, Rabu (28 /07). Selain dihadiri oleh Bupati Jembrana, I Gede Winasa dalam acara ini hadir pula sekretaris Badan Litbang Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia, Dr Achmad Poernomo,Kabid Pelayanan Teknis Pusat Riset Wilayah Laut & Sumber Daya Non Hayati Kementerian Kelautan Indonesia, Ir Tukul Rameyo Adi. Selain itu, dalam seminar sehari ini juga menghadirkan pembicara-pembica yang sudah mumpuni dibidang kelautan diantaranya Prof.Dr. Arnold Gordon dari Colombia university USA, Dr. Amy Field dari earth and space research USA dan Prof. T.Tanaka dari Yamaguchi University Japan.

Bupati Winasa yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan wilayah pesisir dan laut merupakan salah satu yang menjadi perhatian utama dalam upaya mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan pendapatan daerah. Winasa juga berpesan untuk bersama-sama mewujudkan kesadaran melestarikan sumber daya alam yang ada tidak hanya didarat seperti hutan, namun juga apa yang ada dilaut. “ Selama ini upaya-upaya untuk melestarikan hutan dan laut masih dilakukan oleh orang-orang tertentu saja dan itupun masih bersifat temporer, “pungkasnya. Salah satu solusi akan hal itu, bupati Winasa lantas memaparkan pendekatan yang dinamakannya konsep nyegara gunung. “ Lautan dan pegunungan dengan seluruh ekosistemnya hendaknya dilestarikan secara bersama-sama dan berkesinambungan , “papar Winasa. ( Abhi / Humas Jembrana)

[ Kembali ]
Berita Lainnya
“Sinonome Junior High School” Jepang lakukan Observasi di Jembrana
PNS Jembrana Gelar Buka Puasa Bersama
HUT KOTA NEGARA RESMI DITUTUP, BONDRES DWI MEKAR SUKSES KOCOK TAWA PENONTON
PEMUDIK GILIMANUK DISUGUHI SOSIALISASI TABUNG ELPIJI
PARADE BUDAYA NUSANTARA DI JEMBRANA KEMBALI DIGELAR


Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini
Posting komentar anda
Nama Lengkap :
E-mail :
Isi Komentar :
captcha image
Info Publik

Program Inovasi

Pojok IT

Investasi
      
      
      

Web Links
 Bursa Kerja    
 mcap Jembrana    
     
     
     
     
     
     

Info Valas & Cuaca

Mata UangJualBeli
USD9,074.008,924.00
SGD6,688.506,679.50
HKD1,158.751,157.15
CHF8,998.508,823.50
GBP13,982.6513,698.65
AUD8,295.358,122.35
JPY109.13106.29
SEK1,246.701,215.50
DKK1,560.001,517.60
CAD8,680.558,493.55
EUR11,537.9011,319.90
SAR2,429.502,371.50
8-Sep-2010 / 10:26 WIB


Statistik Situs
Visitors :183012 Org
Hits : 1006344 hits
Month : 4046 Users
Today : 219 Users
Online : 8 Users